Kiat Memilih Kuliah, Universitas dan Jurusan Yang Berkualitas

Mungkin teman-teman semua sering membaca kiat memilih Univeristas atau Jurusan yang tepat, yang baik, atau yang paling OK! Tapi kali ini saya akan coba tuliskan kiat-kiat untuk memilih Kuliah yang berkualitas (semoga aja ya berkualitas).

Kuliah tidak hanya masalah mau berkuliah di Universitas apa ataupun mau kuliah di Jurusan apa. Tetapi kuliah menurut saya tidak hanya proses menuntut ilmu melainkan serangkaian kegiatan yang kompleks yang membantu membangun karakter kita sebagai seorang MAHAsiswa.

Untuk adik-adik kelas XII SMA/SMK/MA, saya ingin berbagi pengalaman, informasi, yang mungkin dapat teman-teman gunakan sebagai pertimbangan untuk menentukan masa perkuliahan teman-teman nantinya.

tumblr_nfr5foo62E1tv3e8go1_1280

1. Universitas dan Jurusan
Salah sekali jika orang-orang bilang “yang penting kuliah di UI, ITB, UGM, atau Universitas A, B, C, hingga Z”. Banyak yang beranggapan, yang penting kuliah di Universitas ngetop, apapun jurusannya dipikirin nanti.

Dalam memilih kuliah, menurut saya hal yang paling penting yang harus dipertimbangkan adalah karir apa yang ingin kita jalani setelah kuliah nanti. Sehingga pertanyaan tersebut menuntun kita untuk bisa memilih jurusan yang akan mendukung karir kita nanti dan universitas yang menyediakan jurusan tersebut.

Sebagai contoh: Saya ingin berkarir dibidang pertanian. Ya sudah pasti kamu tidak akan bisa memilih ITB atau UI meskipun kamu sangat ingin berkuliah disini. Kamu harus lihat jurusan tersebut ada di universitas mana saja, seperti di IPB, UNAND, atau lainnya.

Jika kamu telah menemukan Jurusan tersebut ada di Universitas mana, langkah berikutnya yang harus kamu lakukan adalah memilih Universitas mana yang memiliki kualitas pendidikan yang lebih baik untuk jurusan tersebut. “Loh berarti saya harus saingan rebutin kursi di Universitas nge-Top?” Yaaaa.. Jangan takut bersaing. Kamu harus berani bersaing kalau ingin memperoleh pendidikan yang lebih baik dan tentunya peluang karir yang lebih baik. Sudah nggak jaman asal lulus dan diterima kuliah. Percuma kuliah kalau jurusan yang kamu kuliahi bukan jurusan yang mendukung karir kamu. Sayang aja jika sudah membatasi diri untuk bersaing berkuliah di Universitas TOP.

2. Financial
Nggak bohong kalau financial turut menentukan kelancaran perkuliahan. Hal ini terkait dari uang semesteran, uang buku, uang kos-kosan, uang makan, dll. Jadi ya harus dipertimbangin juga kemampuan financial bagaimana. Well, if you are not smart/good enough, ya mungkin teman-teman agak kesulitan untuk bersaing merebut beasiswa.Tapi nggak perlu khawatir jika teman-teman telah mempersiapkan diri untuk hal ini.
a. Banyak beasiswa yang diperuntukkan buat teman-teman yang excellent secara akademis
b. Beasiswa juga banyak untuk teman-teman yang berprestasi di bidang non akademis
c. Beasiswa untuk rekan-rekan kurang mampu secara financial dan berprestasi

Jadi diperkuliahan nanti, akan banyak sekali beasiswa yang bisa teman-teman coba. Banyak beasiswa yang meng-cover uang kuliah dan diberikan uang saku selama 8 semester. Beasiswa di kuliah juga tidak selalu untuk teman-teman yang financially butuh bantuan. Tetapi beasiswa juga terbuka kok untuk teman-teman yang secara financial mampu dan memiliki prestasi akademis/non akademis yang baik. That’s the real fact!

3. Lokasi Kampus
Nah ini subjektif banget sebenarnya. Kamu mau kuliah di KOTA BESAR, DEKET RUMAH, JAUH DI RANTAU, itu semua memang tergantung pilihan masing-masing. Tapi jangan asal ngikut apa temen deket atau pacar kamu pengenin. Masa depan kamu adalah masa depan kamu. Jadi tidak perlu khawatir kalau BFF, geng, atau apa kamu menyebutnya itu akan bubar. They always be there whenever you need them.

Bagi saya sendiri, pilihan untuk merantau, jauh dari orang tua, dan pindah ke Jabodetabek adalah pilihan yang sempurna. Mengapa? Dengan merantau saya menjadi lebih mandiri. Jauh dari orang tua justru semakin membakar semangat saya bahwa orang tua adalah motivasi saya. Pindah ke Jabodetabek sangat menguntungkan karena akses informasi dan fasilitas dengan mudah bisa diakses disini.

4. Fasilitas Kampus
Semakin bagus Universitasnya tentunya fasilitas yang disediakan juga hendaknya semakin menunjang kegiatan belajar nanti. Kamu bisa pertimbangkan juga fasilitas apa yang kamu butuhkan selama berkuliah nanti.

Misalnya: Asrama. Jadi kamu tidak perlu ngekos jika memang nggak mau ngekos. Biayanyapun pasti lebih murah. Kemudian Bus Kampus agar bisa irit ongkos. Perpustakaan biar bisa pinjam buku dan download jurnal-jurnal ilmiah internasional untuk bahan kuliah nanti.

5. Kegiatan Kemahasiswaan
Percaya deh, kuliah bukan hanya masalah belajar aja. Tapi kuliah adalah kesempatan untuk mengeksplor diri kamu agar bisa menambah keterampilan kamu juga. Hard skills dan soft skills akan terasah. sangat menunjang loh untuk masuk dunia kerja. Misalnya: leadership, team work, communication, belajar presentasi, bikin laporan, bikin proposal. Gitu.

Mungkin untuk sementara sharingnya sampai disini dulu ya. Sekali lagi ini hanya sharing personal saya aja ya. Maaf kata nih kalau ada yang kurang berkenan.

Selamat mempersiapkan diri untuk menjadi MAHASISWA adik-adik kelas XII. Semoga bisa mempersiapkan diri untuk KULIAH YANG BERKULIAH. Bukan hanya sekedar diterima kuliah 🙂

Andra Septian
Andra Septian
A full time Jakartan who spend his weekdays as HR Recruitment Supervisor at Coal Mining Company. Enjoying his weekend as a lover

3 Comments

  1. Anrda, apa tanggapan Andra jika kita ingin kuliah di suatu jurusan yang sesuai dengan karir kita (passion) tetapi rupanya jurusan yang kita ambil tersebut berada di Universitas dengan reputasi yang kurang baik di dunia. Misalnya mengambil jurusan environment di luar negeri sebut saja universitas X. Wooww, luar negeri kan. Tetapi ternyata setelah di lakukan cek, universitas tersebut memiliki reputasi yang jauh dibawah UI misalnya. hehe thx

    1. Halo Joko, berarti jurusan tersebut tidak dimiliki oleh UI dong. Artinya, jika kamu memaksanakan melanjutkan studi di UI dengan jurusan yang berbeda tentunya studi kamu ngga fully support karir kamu sekarang.

      Jurusan yang pas dengan kualitas Universitas (biasanya dilihat dari reputasinya) tentunya akan menghasilkan lulusan yang luar biasa. tapi kalau kita lihat, ada plus minusnya:
      1. Jika kamu tetap ambil UI dengan jurusan yang berbeda, kalau menurut aku jurusan tersebut nantinya lebih memperkaya skills untuk mensupport dengan skills yang tentunya akan berbeda applikatifnya dengan jurusan yang pas (yang berada di Universitas luar negeri tsb). Minusnya ya itu, skills yang benar-benar kamu dapatkan untuk menjadi ahli Environment nggak akan selengkap skills saat kamu belajar di jurusan itu langsung. Plusnya ya kamu adalah lulusan Universitas terbaik.
      2. Jika kamu ambil Jurusan Environment di Universitas luar negeri yang reputasinya jauh di bawah UI. Minusnya ya kamu menjadi lulusan dari Universitas ngga reputable. Tapi untungnya ilmu dan skills yang kamu peroleh (idealnya) sangat Pas untuk menunjang karir kamu. Kamu juga bisa memperkaya diri juga dengan Budaya dan Bahasa dari negara tersebut. Dan mostly bagi masyarakat Indonesia, lulusan luar negeri hampir selalu dianggap keren. Dan syukur-syukur saat balik ke Indonesia kamu bisa jadi salah satu orang yang ahli Environment di Indonesia dengan background pendidikan dan skills yang ‘pas’.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *