Wisata Budaya Batusangkar, Sumatera Barat

Hari yang cerah di kota Bukittinggi. Setelah menikmati sunrise dari tower hotel serta menyantap sarapan dengan menu khas Minang, kami akan memulai perjalanan kami hari ini menuju Batusangkar. Perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 41.2 km ini akan memenjakan mata Anda dengan pemandangan yang hijau. Normalnya jarak tempuh ini akan berdurasi sekitar 1.5 jam saja.

1. Kopi Kiniko

Di tengah perjalanan, kami mampir di sebuah kafe yang cukup terpencil, Kopi Kiniko. Di kafe ini kita dapat menikmati Aia Kawa atau ada juga yang menyebutnya Kawa Daun, yaitu minuman dari daun kopi yang diseduh seperti teh. Untuk meminumnya tidak menggunakan gelas, melainkan disajikan dengan menggunakan batok kelapa. Sensasi minum Aia Kawa disini dilengkapi dengan Pisang Sale dan aneka gorengan yang masih panas. Pemandangan disini sangat hijau. Sebagai informasi, Aia Kawa disini gratis loh. Anda hanya perlu membayar makanan saja. Nah, selain pemandangan yang indah, disini juga ada dapur dimana ibu-ibu sedang asik membuat Pisang Sale. Saya baru tahu kalau pisang sale tidak diolesi madu, manis alami yang keluar dari pisanglah yang membuat lebah-lebah hinggap dipotongan pisang.

2. Batu Angkek-Angkek

Batu Angkek-Angkek (atau dalam bahasa Indonesia disebut Batu Angkat-Angkat), merupakan salah satu wisata Budaya yang harus dikunjungi jika mampir ke Batusangkar. Berlokasi di Nagari Balat Tabuh, Sungayang, Batusangkar, batu yang sekilas mirip seperti punggung kura-kura mirip ini bewarna berwarna kuning agak kecoklatan dan di beberapa bagian terlihat mengelupas berwarna hitam. Uniknya, sampai sekarang orang-orang tidak tahu pasti berapa berat batu tersebut, beratnya selalu berubah-rubah.

Konon ceritanya tidak sembarang orang bisa mengangkat batu tersebut, sekalipun dia berotot besar. Sebab, jika batu ini mampu terangkat, konon cita-cita atau keinginan orang tersebut akan terkabul. Seberapa berat batu itu terangkat dipercaya  menjadi seberapa realistis dan seberapa besar upaya yang perlu dikerahkan dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Percaya atau tidak, batu ini dianggap mampu membaca masa depan seseorang.

Sebelum mengangkat batu ini terdapat ritual yang harus ditaati, diantaranya dari posisi duduk bersimpuh serta mengucapkan solawat nabi bagi yang beragama Islam. Sebelum diangkat, kita juga diminta untuk ‘make a wish’ lalu mengangkat batu tersebut ke pangkuan kita. Nah, berhasil atau tidak itulah yang dipercaya bahwa keinginan kita terbut dapat terwujud atau tidak. Kita juga diberi kesempatan mencoba untuk ‘make a wish’ dengan wishes yang berbeda. Jadi bisa dibandingkan sendiri apakah berat batunya selalu sama atau tidak.

3. Istano Basa Pagaruyuang

Perjalanan berikutnya di Batusangkar adalah mengunjungi Istano Basa Pagaruyuang, atau yang lebih dikenal dengan nama Istana Pagaruyung. Istana ini terletak di Kecamatan Tanjung Emas, Kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dan merupakan objek wisata budaya yang terkenal di Sumatera Barat.

Di istana ini kita tidak hanya dapat menikmati indahnya alam disekitar istana, tetapi kita dapat berwisata sambil menambah ilmu tentang sejarah dan budaya di Minangkabau. Istana yang berdiri kokoh dengan halaman yang cukup luas ini menyediakan banyak alternatif aktivitas yang dapat dilakukan disini. Sebagai contoh, kita dapat mengelilingi istana dengan menaiki kendaraan umum. Cukup membayar Rp 10.000 perorang saja. Ini dapat dijadikan alternatif jika malas jalan kaki untuk mengelilingi wilayah istana yang luas.

Di dalam istana dengan fasilitas 3 lantai ini sudah menjadi museum budaya. Banyak sekali peninggalan sejarah yang dipamerkan. Tidak heran banyak pelajar datang berombongan kesini untuk belajar budaya Minang.

Nah, untuk Anda yang senang berfoto, tidak ada salahnya untuk mencoba berfoto dengan memakai pakaian adat Minang. Untuk dewasa cukup membayar Rp 35.000 saja, Anda dapat menggunakan pakaian adat Minang dengan pilihan warna yang beragam. Tidak usah khawatir, Anda tidak akan foto di satu tempat saja seperti di studio foto, melainkan Anda bebas menggunakan pakaian tersebut untuk berfoto di berbagai spot yang menarik, baik di dalam istana hingga ke halaman istana.

Nah, setelah berwisata budaya di Batusangkar, kira-kira kami akan berpetualang kemana lagi ya? Silakan tunggu cerita selanjutnya ya!

HR Team Goes to Ranah Minang

DSCF7271

Tahun 2017 cukup membuat hati para karyawan berbunga-bunga. Hal ini dikarenakan cukup banyaknya tanggal merah baik itu ditengah minggu bahkan long weekend. Saya dan rekan-rekan kerja sudah merencanakan akan menikmati longweekend kita di Ranah Minang.

Jum’at, 21 April 2017 bertolak dari daerah Rasuna Said, Jakarta Selatan kami menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Dikarenakan ini menuju long weekend, kami berangkat lebih awal untuk menghindari macetnya tol menuju bandara. Gerimis Jakarta menyambut keberangkatan kami menuju Bandara tersibuk di Indonesia ini. Cukup padat jalanan menuju Bandara sore itu. Beruntung sekali kami mendapatkan driver yang sangat cekatan, hingga sangat pintar mengambil jalan dipinggir kiri jalan yang biasanya dipakai dalam keadaan emergency saja.

Jika Anda akan pergi ke bandara dengan public transportation seperti taksi, Uber, Grab, Go-Car, jangan hanya tinggal duduk manis saja. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat perjalanan Anda lebih efektif. Pertama, tidak ada salahnya untuk mengecek Google Map untuk memastikan kemacetan jalanan. Jadi jika sudah sangat mepet, tinggal naik ojek saja daripada Anda akan ketinggalan pesawat. Kedua, sediakan e-toll sendiri, lebih cepat dari pada harus bayar pakai cash dan diberikan kepada driver. Jangan hanya menunggu driver akan bayar toll terlebih dahulu dengan menggunakan e-toll nya dia, dijamin akan sangat kecil kemungkinan dia akan membantu Anda.

Continue reading →

Imagine – Pentatonix

I’m in love with Pentatonix since ages. Super talented! I got chills and started crying when they all stepped up and sang so strong, beautiful, and passionately but also that the is we’re all human and we all need to learn to harmonize with each other and be kind to one another.

Good song with good message!

Adaro Mining Professional Program

Adaro Mining Professional Program (AMPP) is a program designed to develop mining professionals as the future leaders of PT Adaro Energy, Tbk. We screen the best talents to experience our comprehensive program, which includes leadership and technical competency development in the area of mining.

This program also offers an excellent opportunity to engage with leaders and mining experts within our extensive corporate group.

Requirements:

  • Bachelor Degree (S1) majoring in Mining, Mechanical, Civil, Electrical, Industrial, or Geological Engineering
  • Minimun GPA 2.80 out of 4.00
  • Fresh graduates are welcome to apply
  • Maximum 25 years of age
  • Active in organizational activities
  • Good communication, leadership, and managerial skills
  • Willing to be placed in Tanjung, South Kalimantan

If you meet there requirements, please register yourself by submitting your update CV to: ampp2017@adaro.com by 3 February 2017, using this format on the subject: Recruitment City_Major_Name

Example: Yogyakarta_Civil_Adrian

*Only selected applicants will be invited to the selection process
*Recruitment City: Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Surabaya, and Banjarmasin

For more info about Adaro Group, please visit our website: http://www.adaro.com

Rainy January

Setelah sekian lama nggak update, tanpa terasa update-an kali ini diisi dengan musim hujan di Januari 2017. Sudah berganti tahun saja. Bagaikan panas-hujannya Januari yang tidak bisa ditebak, setahunan belakangan ini juga tidak bisa ditebak awalnya (ya kalau sekarang sudah ketahuan sih tepatnya, karena sudah dijalani, lol).

Sore ini saya sedang duduk di The Coffee Bean, Kuningan City Mall. Panas teriknya Jakarta disiang bolong tiba-tiba berubah srastis dengan guyuran hujan badai yang datang tanpa permisi. Serentak para driver ojek online menepi di sepanjang jalan, meneduh agar tak kuyup. Pada ojek payungpun seketika menjamur menghampiri pada pengunjung mall yang menanti diluar mall (hujan badai loh, kenapa nggak tunggu di dalam saja).

Lucunya, jika hujan badai yang tiba-tiba, maka tak lama kemudian juga sudah kembali reda. Jalanan di depan Kuningan City Mall tidak terkena macet akibat hujan. Mungkin ini juga dikarenakan weekend. Mobil dengan lincahnya lalu lalang di depan gedung mall. Dari jendela mall dapat dilihat hujan yang tidak sampai setengah jam ini sudah diusir kembali oleh kedipan matahari.

Cuaca yang tidak dapat diprediksi ini membuat saya yakin, bagaimanapun juga kita mempersiapkan diri di musim hujan ini, atau mungkin ditahun 2017 ini, kita tidak pernah dapat menghindari hal-hal yang mungkin diluar rencana kita. Sedia payung sebelum hujan. Apapun rencana kita ditahun 2017 ini, sekiranya dapat kita persiapkan. Namun tentunya membuka mata dan hati untuk hal yang tidak terduga juga.

Continue reading →